Selasa, 04 November 2014



(peringatan hari sumpah pemuda tanggal 28 Oktober 2014 oleh Hima PKn FIS Unnes )
Pemuda adalah pelopor harapan bangsa, semangat, inovasi dan karya serta pengabdian para pemuda sangat dibutuhkan untuk membangun negeri ini. 
Kalau tidak pemuda yang mengikat bumi Nusantara pada tanggal 28 oktober 1926 melalui ikrar suci, mungkin saat ini tidak ada yang namanya indonesia. Gerakan dan perjuangan pemuda tempo dulu telah membuktikan bahwa negeri ini membutuhkan semangat para pemuda-pemudi yang peduli terhadap negeri ini. Sebagai mana presiden pertama kita Ir. Soekarno meyerukan “ berikan aku 10 pemuda, maka akan ku guncang dunia”. Dari kalimat itu tampak begitu besar keyakinan soekarno bahwa pemuda memiliki kemampuan yang lebih untuk merubah negeri ini menjadi negara yang unggul dan berpengaruh di mata dunia. Apakah kita sudah yakin pada diri kita sebagai pemuda,  berani dan mau menjadi agen perubahan untuk bangsa ini? Jika kita belum yakin akan kemampuan kita sendiri, maka jangan pernah mengaku sebagai pemuda Indonesia. Seruan-seruan kritis seorang pemuda dibutuhkan bagi bangsa ini untuk mengawasi, mengawal dan membangun bangsa ini menjadi lebih baik. Namun, ingatlah bahwa bangsa ini tidak hanya butuh kritik, namun yang lebih utama adalah aksi nyata untuk negeri. Aksi nyata seorang pemuda yang peduli terhadap negeri, berani jujur, berani mengabdi dan berani berkarya untuk negeri. Sebagai pemuda masakini, bukan lagi senjata yang kita angkat untuk memperjuangkan negeri ini, namun yang perlu kita angkat adalah jati diri bangsa ini, Budaya bangsa ini, serta Karya untuk bangsa ini. Itulah aksi nyata bagi kami.

Di hari sumpah pemuda ini, kami peringati sebagai refleksi bagi kita pemuda Indonesia agar mengingat perjuangan para pemuda tempo dulu, yang berjuang tanpa pamrih dengan semangat yang luar biasa demi negeri tercinta kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun, janganlah hanya sekadar mengingat perjuangan mereka, namun lanjutkanlah perjuangan mereka dengan  AKSI NYATA, membangun bangsa.
Oleh : Zaenul Stiyawan

0 Komentar:

Posting Komentar