Rabu, 25 Mei 2016


Debat Politik Mahasiswa Tingkat Nasional Ke-2
Himpunan Mahasiswa Politik dan Kewarganegaraaan telah berhasil menyelenggarakan Lomba Debat Politik Mahasiswa tingkat Nasional dalam serangkaian kegiatan Bulan Pancasila 2016.  Sebelumnya Himpunan Mahasiswa Politik dan Kewarganegaraan telah berhasil menyelenggarakan kegiatan Bakti Pancasila meliputi Donor Darah, Bazaar Buku dan Bakti Sosial, serta kegiatan Olimpiade Pancasila yang meliputi kategori LCC Pancasila dan kategori 2 Lomba Orasi Kebangsaan. Kini di minggu ketiga Bulan Pancasila ini Himpunan Mahasiswa Politik dan Kewarganegaraan telah berhasil menyelenggarakan Debat Politik Mahasiswa tingkat Nasional ke-2.
Lomba Debat Politik Mahasiswa tingkat Nasional ke-2 sendiri terdiri dari 2 tahap lomba, yaitu tahap seleksi esai dan tahap 16 besar. Tahap seleksi esai sendiri yaitu tahap penyeleksian esai yang telah dikirim peserta oleh dewan juri. Dimana peserta dalam Debat Politik Mahasiswa tingkat Nasional ke-2 ini berbentuk sebuah tim yang terdiri dari 3 orang untuk setiap timnya. Pada tahap ini diikuti oleh 64 tim dari 30 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang ada di Indonesia,  untuk nantinya diambil 16 esai terbaik. Pengumuman 16 besar diumumkan melalui website resmi Hima PKn Unnes pada tanggal 13 Mei 2016.

Pada tahap kedua, 16 Tim dengan esai terbaik berdasarkan penilaian dewan juri diundang ke Universitas Negeri Semarang untuk bertanding dengan menggunakan sistem knockout pada tanggal 23 Mei 2016. Sebelumnya seluruh peraturan debat dan 8 mosi debat telah diumumkan melalui web Hima PKn Unnes H-2 sebelum Lomba Debat Politik Mahasiswa tingkat Nasional ke-2 diselenggarakan. Pada babak Penyisihan 16 Tim tersebut dibagi menjadi dua grup, yaitu grup A dan grup B yang mana setiap grup terdiri dari 8 Tim yang akan bertanding masing-masing di Ruang A dan Ruang B. Pada babak penyisihan ini 8 mosi yang telah dirilis akan diperdebakan oleh 16 Tim yang ada.
Mulai pada babak perempat final, peraturan sedikit berubah. Delapan tim yang lolos ke perempat final melakukan pengundian mosi 30 menit sebelum pertandingan, yang berarti setiap tim hanya memiliki waktu 30 menit untuk melakukan case building atau membangun kasus, argumen dan komentar. Setelah babak perempat final, 4 tim yang lolos akan bertanding dibabak semi final. Pada babak ini, peraturan berbicara dan berpidato bertambah, sehingga setiap tim lebih leluasa dalam berdebat. Pada akhir babak semi final ini meloloskan tim debat dari Universitas Mulawarman sebagai juara di grup A setelah mengalahkan tim debat Universitas Negeri Semarang 1. Dan di grup B, tim debat Universitas Padjadjaran lolos setelah mengalahkan tim debat Universitas Gajah Mada 2.


Dibabak final perdebatan kedua tim semakin seru, dimana tim Universitas Padjadjaran sebagai pihak pemerintah harus melawan tim Universitas Mulawarman sebagai pihak oposisi dengan mosi “Penyelesaian Tragedi 65 Melalui Rekonsiliasi”. Setelah beradu argumen dan data selama kurang lebih 52 menit. Dan setelah menyelesaikan pertanyaan dewan Juri diakhir sesi debat, akhirnya tim dari Universitas Mulawarman berhasil keluar sebagai Pemenang dalam Lomba Debat Politik Mahasiswa tingkat Nasional ke-2. Dan tim dari Universitas Padjadjaran berhasil menduduki juara 2.Diharapkan melalui kegiatan ini muncul pemikiran dan gagasan baru mengenai berbagai permasalah dan isu politik yang ada sekarang ini. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membuat para mahasiswa menjadi semakin kritis dan solutif dalam menyikapi berbagai permasalahan perpolitikan yang ada di negeri ini.

0 Komentar:

Posting Komentar